Happiness vs Joy
Banyak orang, atau
lebih tepatnya semua orang mencari yang namanya kebahagiaan. Ada satu kisah
tentang seorang bernama Agustinus Hippo yang mengalami pergumulan hebat, yaitu
keinginannya mencari kebahagiaan sejati yang memberi kedamaian. Dalam perjalanannya
mencari kebahagiaan, ia melakukan banyak sekali kesalahan. Ia menganggap bahwa
ia bisa mendapatkan kebahagiaan di dalam dunia ini. Ia mulai hidup dengan
bersenang-senang, ia mencuri, terlibat dalam kenakalan remaja, memiliki gaya
hidup yang hedonisme, dan juga sempat mengikuti berbagai aliran filsafat,
bahkan di usianya yang masih muda ia hidup dengan wanita yang bukan istrinya
hingga mempunyai seorang anak.
Sampai suatu saat ia
bertemu dengan Ambrosius yang mempengaruhi hidupnya dan Roh Kudus datang
kepadanya melalui suara seorang anak kecil di taman (ia percaya bahwa itu
adalah suara Tuhan), Roh Kudus membukakan fikirannya bahwa kebahagiaan sejati tidak bisa ia temukan di dalam dunia ini melainkan
Kristus. Ia menyadari bahwa yang ia lakukan selama ini hanyalah sia-sia
karena ia tidak menemukan kedamaian yang ia cari. Agustinus mulai berkomitmen
untuk memutuskan hubungannya dengan dunia ini dan mulai mencari Tuhan, ia
memutuskan melayani Tuhan sampai akhir hidupnya. Kisahnya ini menginspirasi banyak
orang termasuk saya sendiri.
Dalam hidup ini sering
kali manusia berfikir bahwa apabila ia bisa melakukan segala sesuatu yang
menyenangkan di dunia ini maka ia akan mendapatkan kebahagiaan, kita menganggap
bahwa kebahagiaan itu berasal dari dunia. Padahal yang sebenarnya kita butuhkan
adalah kita bisa merasakan kasih Tuhan yang begitu nyata dalam hidup kita.
Ketika kita tinggal dalam persekutuan yang intim dengan Tuhan maka segala
kebahagiaan yang kita cari akan kita temukan di dalamNya. Ada satu ruang kosong dalam hati kita yang hanya bisa diisi oleh kasih
Tuhan, ketika kita berusaha mengisinya dengan hal dunia, maka saat itulah
kita melakukan hal yang sia-sia.
Kebahagiaan berbeda
dengan sukacita. Dalam bahasa Inggris kebahagiaan = HAPPINESS sedangkan
sukacita = JOY. Apa yang membedakan ? bukankah keduanya terlihat sama ? Kebahagiaan/happiness
adalah hal yang sementara (temporary) sedangkan sukacita adalah kebahagiaan
sejati (eternal). Ketika kita mendapat kepuasan dari dunia itu berarti
sementara dan terbatas, tetapi ketika kita mencari dan mendapat kebahagiaan
dalam Tuhan maka hati kita akan terasa damai dan kita tidak perlu lagi mencari kebahagiaan
dalam dunia yang terbatas ini, because Christ is more than enough for us.
Tuhan dapat memakai segala cara untuk membawa kita
dekat kepadaNya. Ketika Tuhan membuat hati seseorang berbalik kepadaNya, maka
kebutaan rohani akan dibukakan, bahwa kebenaran dan kebahagiaan sejati hanya
ada dalam Yesus Kristus. Gbu